Demam

Juli 12, 2026

Dr. Muh. Rusli mengobati pasien


Senin 1 Juni 2026 kondisi batuk pilek belum juga reda. Pulang dari Armuzna batuk pilek menyapa. Pada hari itu saya merasa tubuh sungguh tidak nyaman. Sepertinya demam.

Saya memilih tidak keluar kamar Hotel Transit. Kebetulan juga tidak ada kegiatan selain shalat jamaah.

Pagi menjelang siang. Kondisi tubuh semakin tidak nyaman. Siang saya bangun tidur menjelang asar. Sudah tidak ada nasi. Saya balik ke kamar.

Menjelang magrib saya hubungi dr. Edward via WA. Tidak ada balasan. Saya hubungi nyonya untuk menghubungi dokter lain.

Mbah Sury dari Tazkiyah cepat tanggap. Beliau menghubungi Dr. Muh. Rusli. Dr. Edward ternyata juga sedang kurang sehat sehingga tidak membalas WA yang saya kirim.

Pukul 17.25 Dr. Muh. Rusli datang. Beliau periksa suhu, tensi, dan detak jantung. Selebihnya beliau banyak berdiskusi, khususnya berkaitan dengan kesehatan. Juga hal-hal lain yang terkait.

Dr. Rusli sangat ramah. Beliau bercerita aneka hal, termasuk perjalanan spiritual. Juga perjalanan karir yang panjang.

Saya mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman berharga. Kesehatan itu penting dan kuncinya ada pada kita sendiri.

Dari perbincangan saya bisa berkesimpulan bahwa Dr. Muh. Rusli menggunakan pendekatan medis, psikologis, dan spiritual. Perpaduan ketiga pendekatan memberikan perspektif yang menarik.

Satu hal yang beda, Dr. Muh. Rusli sangat terbuka dan enak diajak bicara. Berdasarkan pengalaman, sebagian dokter tidak serenyah dan sebebas beliau dalam berdiskusi.

Saya bersyukur bisa menjalankan haji bersama PT. Enha Tour Blitar yang berada dalam asosiasi dengan Tazkiyah Tour Makassar. Pelayanan memuaskan. Ibadah juga cukup nyaman.

Dr. Muh. Rusli pamit. Saya pun minum obat lalu tidur. Malam hari sekira pukul 23.00 saya terbangun. Tubuh terasa lebih ringan. Tidak lagi pusing dan demam.

 

Aseem, Hotel Transit, 2 Juni 2026


 


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.