Demam
Senin 1 Juni 2026
kondisi batuk pilek belum juga reda. Pulang dari Armuzna batuk pilek menyapa. Pada
hari itu saya merasa tubuh sungguh tidak nyaman. Sepertinya demam.
Saya memilih tidak
keluar kamar Hotel Transit. Kebetulan juga tidak ada kegiatan selain shalat
jamaah.
Pagi menjelang siang.
Kondisi tubuh semakin tidak nyaman. Siang saya bangun tidur menjelang asar.
Sudah tidak ada nasi. Saya balik ke kamar.
Menjelang magrib
saya hubungi dr. Edward via WA. Tidak ada balasan. Saya hubungi nyonya untuk
menghubungi dokter lain.
Mbah Sury dari
Tazkiyah cepat tanggap. Beliau menghubungi Dr. Muh. Rusli. Dr. Edward ternyata
juga sedang kurang sehat sehingga tidak membalas WA yang saya kirim.
Pukul 17.25 Dr. Muh.
Rusli datang. Beliau periksa suhu, tensi, dan detak jantung. Selebihnya beliau
banyak berdiskusi, khususnya berkaitan dengan kesehatan. Juga hal-hal lain yang
terkait.
Dr. Rusli sangat
ramah. Beliau bercerita aneka hal, termasuk perjalanan spiritual. Juga perjalanan
karir yang panjang.
Saya mendapatkan
banyak pelajaran dan pengalaman berharga. Kesehatan itu penting dan kuncinya
ada pada kita sendiri.
Dari perbincangan
saya bisa berkesimpulan bahwa Dr. Muh. Rusli menggunakan pendekatan medis,
psikologis, dan spiritual. Perpaduan ketiga pendekatan memberikan perspektif
yang menarik.
Satu hal yang beda,
Dr. Muh. Rusli sangat terbuka dan enak diajak bicara. Berdasarkan pengalaman,
sebagian dokter tidak serenyah dan sebebas beliau dalam berdiskusi.
Saya bersyukur bisa
menjalankan haji bersama PT. Enha Tour Blitar yang berada dalam asosiasi dengan
Tazkiyah Tour Makassar. Pelayanan memuaskan. Ibadah juga cukup nyaman.
Dr. Muh. Rusli
pamit. Saya pun minum obat lalu tidur. Malam hari sekira pukul 23.00 saya
terbangun. Tubuh terasa lebih ringan. Tidak lagi pusing dan demam.
Aseem, Hotel Transit, 2 Juni 2026

Tidak ada komentar: